Sabtu, 09 Desember 2017

DIFTERI



Apa yang dimaksud Difteri?

Difteri adalah suatu penyakit menular yang diakibatkan oleh bakteri Corynebacterium Diptheriae yang mudah sekali menular melalui batuk atau bersin.

Corynebacterium Diftheriae paling banyak bersarang di tenggorokan dan hidung sehingga membentuk selaput putih dan tebal yang lama-lama menutupi saluran nafas.

Corynebacterium Diftheriae juga bisa mengeluarkan racun atau toksin yang bisa melumpuhkan otot jantung, dan saraf. Itu yang kemudian menjadi sebab kematian. Difteri bisa menyerang bayi, anak-anak, dan paling banyak balita dan usia sekolah, serta remaja.

Apa Penyebabnya?

Kebanyakan masyarakat yang terkena difteri karena belum pernah diimunisasi sama sekali, atau belum pernah diimunisasi DPT. Oleh karena itu sangatlah penting imunisasi di waktu kecil untuk mencegah berbagai penyakit di waktu dewasa nanti.

Bagaimana imunisasi difteri yang disebut lengkap?

Idealnya imunisasi sebagai berikut :
·         Umur 1 tahun DPT 3 kali,
·         Umur 2 tahun 4 kali DPT,
·         Umur 5 tahun kalau bisa 5 kali DPT,
·         Umur 6 tahun 6 kali DPT,
·         Umur 7 tahun 7 kali DPT,
·         Saat tamat SD kalau bisa sudah 8 kali DPT.
Bagaimana gejala terkena difteri ?

Gejala yang kentara bagi penderita difteri adalah jika mendapati ada selaput putih tebal di tenggorokan atau di hidung, apalagi disertai leher bengkak. Bisa jadi itu difteri, dan walaupun belum tentu, akan lebih baik diperiksa dulu untuk dibuktikan. Jika mendapati gejala itu, ada baiknya segera bawa ke puskesmas, atau RS terdekat.

Bagaimana Pengobatan difteri ?

Apabila terdiagnosa difteri, maka seseorang harus dirawat inap, lalu diberikan antibiotik. Bahaya kalau kuman tersebut mengeluarkan racun atau toksin yang merusak fungsi jantung dan saraf. Pasien yang terkena difteri harus diisolasi selama dua minggu, dan semua yang di sekitarnya baik itu ibu, nenek, kakak, kerabat lainnya patut diperiksa juga. Sebenarnya yang menjadi diprioritas untuk di imunisasi adalah mereka yang kontak dengan pasien, apakah anggota keluarga, teman sekolah, atau tetangga. Imunisasi untuk cegah difteri ini mesti diulang setiap 10 tahun. 

Salam Sehat

PLANET FARMAKOLOGI

Minggu, 26 November 2017

Penyakit Pada Pemakai Narkoba

Narkotika adalah zat atau obat yang dapat mempengaruhi fungsi psikis, aktifitas mental dan perilaku. Narkoba digunakan sebagai analgetik, yaitu untu meredakan nyeri sedang sampai hebat dan nyeri yang bersumber dari organ viseral dalam pratek klinik.

Penggunaan berulang dan tidak sesuai aturan dapat menimbulkan toleransi dan ketergantungan. Jika seseorang sudah mulai ketergantungan terhadap suatu Narkotik, maka akan sulit untuk bisa mengembalikannya ke kondisi semula. Namun....tidak usah khawatir jika ada keluarga atau teman yang sudah ketergantungan karena ketergantungan Narkotika masih bisa diobati dengan metode reahbilitasi.

Efek samping penggunaan Narkotika pada umumnya berupa timbulnya :
  • Ketergantungan obat
  • Toleransi
  • Halusinasi
  • Berkurangnya konsentrasi
  • Gangguna hormon
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Penghentian setelah terjadi ketergantngan akan menimbulkan withdrawal atau putus obat (sakaw) yang responnya berupa nyeri, mual/muntah, pusing dan craving.

Selain efek samping tersebut masih ada banyak efek samping yang disebabkan oleh penggunaan obat-obat Narkotika, yaitu :

  • Hilangnya koordinasi tubuh.
  • Kerusakan alat respirasi, gemetar terus-menerus, terjadi kram perut, gangguan sistem saraf dan bahkan menyebebabkan kematian.
  • Hilangnya kendali otot gerak, kesadaran dan denyut jantung melemah, terjadi kerusakan hati dan lambung, bagi wanita yang hamil dapat melahirkan anak yang cacat.
  • Hilangnya nafsu makan, sehingga pengguna menjadi kurus kering.

Itulah sekilas mengani efek samping penggunaan Narkotika.
Melalui tulisan ini saya berpesan jangan sampai kita mengkonsumsi atau menyalahgunakan obat-obat Narkotika tidak sesuai aturan atau pengawasan dokter.

Salam Sehat,

PLANET FARMAKOLOGI

Sabtu, 25 November 2017

Kisi - Kisi Soal UAS

Just Info :

Untuk siswa-siswi SMF-TM, berikut ini adala kisi-kisi soal UAS.

Farmakologi :

1. Katalisotor dan Biokatalisator ?
2. Kegunaan dan fungsi enzim ?
3. Nama lain dari beberapa vitamin B ?
4. Element Spura dan contohnya ? 
5. Funtsi vitamin K ?
6. Hormon :
    - Hormon yang berhubungan dengan kontraksi
    - Hormon Kortikosteroid
    - Hormon Pria dan Wanita 
7.  Proses perubahan glukosa menjadi glikogen ?
8.  Jenis Diabetes ?        
9.  Golongan obat-obat Diabetes dan contohnya ?
10. Perbedaan Asma dan Bronkhitis ?
11. Salah satu obat batuk yang termasuk zat-zat adiktif ?
12. Perbedaan Mukolitik dan Ekspektoran dan contohnya ?
13. Apa itu Histamin ?, Mekanisme Anti Histamin dan contoh obatnya ? 
14.  Apa pebedaan reseptor H1, reseptor H2, reseptor H3 dan reseptor H4 ?
15. Anti Histamin yang memiliki efek nafsu makan dan long acting adalah ?
16. Ada berapa jenis batuk dan apa perbedaannya ?

Undang - Undang Kesehatan:
1. Definis Bahan Tambahan Pangan ?
2. Tujuan penggunaan Bahan Tambahan Pangan ?
3. Peraturan yang mengatur penggunaan bahan tambahan pangan ?
4. Apa yang dimaksud dengan......dan contohnya.....
a.   Anticaking agent
b.   Antifoaming agent
c.    Antioxidant agent
d.   Emulsifying agent
e.  Anticaking agent
f.  Sweetener agent
5. Untuk membantu memperpanjang usia makanan ditambahkan.....?
6.  Zat yang dapat mendispersikan protein dalam keju sehingga mencegah pemisahan lemak ?
7.  Contoh zat pemanis ?
8.  Zat untuk meningkatkan citra rasa padaa makanan ?
9.  BTP yang berperan bsa mengikat ion logam polivalen ?
10. BTP yang dilarang digunakan ?
11. Hal-hal yang harus ada di label pemanis buatan ?
12. Contoh pengawet yang diperbolehkan ?
13. Bahan tambahan pangan yang berfungsi untuk mempertahankan, menstabilkan atau memperkuat intensitas warna pangan tanpa menimbulkan pembentukan warna baru ?
14. Zat yang bisa mengembangkan adonan dalam pembuatan kue ?
15. CPOB pertama kali diberlakukan di Indonesia didasarkan pada ?
16. Apa saja yang termasuk ke dalam aspek CPOB ? 
17.  Apa tugas dan wewenang :
      - Kepala Bagian Produksi
      - Kepala Manajemen Mutu

Selamat Belajar
Selamat Berjuang